Selasa, 20 November 2012

Zero's NOTE

Chapter 01 #PERKENALAN.
            Dulu Tohogakure adalah sebuah desa yang aman dan damai, tapi sejak kedatangan sekelompok pendatang  akhirnya desa tersebut sering terjadi pertikaian antar warga. Singkat cerita akhirnya pemerintah memutuskan untuk membagi desa itu menjadi dua yaitu Minagakure dan Sorigakure.
            Zero dan Oge adalah separang sahabat dari desa itu masih menjadi satu sampai sekarang. Persahabatan mereka terpisahkan oleh ‘nama desa’. Zero tinggal di Desa Minagakure sedangkan Oge di Sorigakure.
            “besok ada Pertandingan Karate, kamu mau nonton?” Tanya Oge.
            “pasti donk, kita ketemu di GOR saja yah” jawab Zero.

            Mereka berdua punya hobi yang sama yaitu karate, mereka sering ikut lomba. Sering menang, sering juga kalah. [ckckck]. Namanya juga pertandingan.

            “Ze, dimana kamu?. Udah pada kumpul nih.” Tanya Oge lewat telefon.
            “iya… ini lagi OTW, tunggu bentar yah.” Jawab Zero.
            “buruan lho… bentar lagi pertandingan dimulai” ujar Oge rada panic.
            Lima menit kemudian akhirnya Zero sampai ditempat pertangdingan. Dengan nafas yang masih tidak beraturan, Dia berlari menghampiri Oge.
            “sorry telat,, aku kesiangan bangun”. Jelas Zero
“ya nggak apa-apa, asal jangan keseringan aja” ledek Oge, karena Zero sering terlambat kalau ketemuan.
            “siap dah…. BTW.. BTW.. Siapa nih yang tanding,,,?”
            “Teman aku…” jawab Oge singkat.
            Akhiranya pertandingan selesai, semua penonton mulai berhamburan pulang.

            Terlihat sosok gadis mungil yang menghampiri Zero dan  Oge, mukanya tidak asing karena dia adalah Minwa, gadis yang baru saja selesai bertanding dan menjadi runner up.
            “hei..!! Ge” sapa Minwa.
            “hei juga..!!” jawab Oge
            “kenalin nih… ini Zero teman aku” ucapnya sambil menunjuk Zero.
            Akhirnya Minwa dan Zero berkenalan, Mereka berdua berjabat tangan sambil menyebut nama masing-masing.
            Ditengah obrolan mereka bertiga, ada sosok Pria berdasih dan membawa koper. Ternyata Pria itu adalah Ayah Minwa, yang sengaja menjemput. Ayah Minwa adalah seorang Directur disebuah perusahaan Swasta yang bergerak dibidang Percetakan.
            “eh..,Ge.. Minwa jago juga yah.” Puji Zero
            “ya jelas lah… Dia itu juara nasional dikotanya dulu. Tapi biasanya Dia bisa lebih jago dari yang tadi lho..” jawab Oge setengah heran.
            “kok kamu bisa kenal Minwa sejauh itu sih..?” Tanya Zero sambil berjalan menutu pintu keluar.
            “Dia itu tetangga baru aku, udah sebulanan gitu sih. Ayahnya dipindah tugasin, jadi sekeluarga ikut pindah.” Jelas Oge
            “kok aku nggak pernah liat Dia latihan?” Tanyanya lagi
            ‘ya iyalah,,, Minwa kan belum Gabung di klub kita, tapi dia itu masih sering latihan di sekolah. Dia satu sekolah dengan aku, satu kelas malah”. Terang Oge.

            Sesampai dirumah Zero langsung ke kamarnya. Dia masih penasaran dengan gadis bernama Minwa tadi. Gadis itu megingatkannya pada seseorang yang pernah ia kenal, namun orang tersebut telah terkubur bersama kenangan-kenangan indah.
            Karena merasa bosan akhirnya Zero memutuskan untuk keluar rumah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar